Menikmati Pesona Keindahan Alam Sungai Cireong Ciamis

Menikmati Pesona Keindahan Alam Sungai Cireong Ciamis

Sungai Cireong, Ciamis - Berbincang akan destinasi wisata di wilayah Ciamis, pasti langsung terbesit akan destinasi wisata yang cukup populer di kalangan para traveller khususnya wilayah Priangan Timur, Karangkamulyan. Ternyata kini banyak destinasi wisata alam lainnya yang beradas di wilayah Ciamis yang kini mulai dikenal banyak orang, salah satunya Sungai Cireong.

Sungai Cireong sendiri, merupakan sungai yang berada di kaki Gunung Syawal, tepatnya bersebelahan dengan Gunung Golkar. Aliran sungai tersebut mengalir melalui Mandalika serta akhirnya bermuara di Sungai Citanduy. Sungai tersebut kini mulai dikenal banyak orang akan keindahan alamnya, terutama air dari sungai tersebut sangat bersih serta jernih mesti dalam kondisi musim hujan sekalipun. Dengan hal tersebut, menjadikan sungai Cireong ini menjadi salah satu destinasi wisata yang dapat menarik wisatawan baik lokal maupun dari luar kota Ciamis.

Rimbun dengan pepohonan hijau serta dilengkapi dengan bebatuan yang terhampar di area sungai tentu menambah keindahan, terlebih dengan adanya batu raksasa yang terdapat di sungai ini tentu dapat menimbulkan daya tarik tersendiri bagi wisatawan.


Akses menuju Sungai Cireong

Untuk dapat menuju ke lokasi Sungai Cireong, mungkin dapat dikategorikan tidak memerlukan pengorbanan yang cukup besar. Kok bisa  ? dikarenakan aksesibilitas jalan menuju lokasi sudah diaspal. Namun, meskipun demikian, tepat saja sebaiknya anda mesti berhati - hati lantaran jalan untuk menuju lokasi tergolong sempit serta menanjak terlebih lagi terdapat beberapa titik yang sisi jalannya terdapat jurang, tentu dapat menyangkut keselamatan para pengunjung.


Hal menarik dari Sungai Cireong

Sewaktu berkunjung ke Sungai Cireong, hal yang menarik bisa anda lakukan yakni melakukan aktivitas berenang sambil menikmati kejernihan airnya. Selain berenang, pengunjung dapat melakukan hiking menyusuri aliran sungai, pematang sawah serta pinggiran sungai itu sendiri. Tidak hanya berenang dan hiking, kegiatan lainnya yang dapat anda lakukan di area Sungai Cireong yaitu bersepeda gunung.

Keindahan alam yang disuguhkan oleh Sungai Cireong tentunya sangat tepat bagi pengunjung yang memiliki hobi fotografi. Di kawasan sungai ini terdapat spot - spot menarik untuk kegiatan fotografi.

Namun, sesuatu hal yang kurang di wisata Sungai Cireong yaitu belum adanya tempat sajian kuliner. Tentu hal tersebut merupakan suatu elemen penting yang dapat menarik bagi wisatawan.


Tiket Masuk Sungai Cireong

Bagi anda yang ingin masuk serta menikmati indahnya Sungai Cireong, pengunjung akan dikenakan biaya yang tergolong murah meriah yaitu sebesar Rp. 20.000/ orang. Di sungai tersebut pengunjung dapat melakukan kegiatan berenang dengan air sungai yang jernih serta segar alami.

Fasilitas yang terdapat di Sungai Cireong

Untuk fasilitas penunjang yang terdapat di kawasan Sungai Cireong masih tergolong minim. Meski dengan kondisi keterbatasan, namun untuk sarana penunjang yang tergolong vital sudah tersedia, seperti halnya lahan parkir, MCK serta mushola sederhana yang dibangun warga sekitar.

Nah, itulah ulasan di atas mengenai Pesona Keindahan Alam Sungai Cireong. Semoga informasi ini dapat bermanfaat serta dapat dijadikan panduan jika anda berkunjung ke Kabupaten Ciamis, terima kasih.
[baca selengkapnya..]

Sungai Cikahuripan, Green Canyonnya Bandung Barat

Sungai Cikahuripan, Green Canyonnya Bandung Barat

Sungai Cikahuripan, Bandung Barat - Membahas akan destinasi wisata alam, Bandung mungkin tak ada habisnya. Pada artikel sebelumnya Mankiink mengupas akan destinasi yang berada di wilayah Bandung Utara, namun pada artikel kali ini akan mengupas salah satu destinasi wisata yang berada di wilayah Bandung Barat, sebut saja Sungai Cikahuripan.
Sungai Cikahuripan sendiri, yakni salah satu sungai yang terletak di daerah Bandung Barat yang menyuguhkan keindahan alamnya, bahkan disebut - sebut sebagai Green Canyonnya Bandung Barat. Eits, namun jangan sampai sobat tertukar dengan Green Canyon yang sangat populer di kalangan para wisatawan yang berada di Kab. Pangandaran guys ! selain dari perbedaan lokasinya, ukuran serta harga tiketnya pun tentu sangat jauh berbeda.

Asal Usul Sungai Cikahuripan

Sungai Cikahuripan merupakan sungai yang aliran airnya dari sungai Citarum tua yang letaknya di Kabupaten Saguling. Sebagian warga meyakini bahwa air dari sungai tersebut memiliki khasiat, terutama dalam hal perawatan. Mungkin sesuai dengan arti dari nama sungai tersebut yaitu " Air yang memberi kehidupan ", nama tersebut diambil dari bahasa sunda.

Rute menuju Sungai Cikahuripan

Untuk mencapai Sungai Cikahuripan, anda bisa mengambil arah Waduk Saguling. Dari Bandung, anda masuk ke jalan tol arah Padalaran, kemudian keluar dari tol serta menuju Waduk Saguling yang terdapat di daerah Cipatat. Untuk dapat sampai ke lokasi tersebut, pengunjung dianjurkan untuk berhati - hati dikarenakan jalan yang ditempuh untuk sampai ke lokasi sungai tersebut masih dalam kondisi berbatu.

Bila anda merasa kelelahan ketika berjalan menuju lokasi, tentunya dapat beristirahat di warung - warung yang tersedia selama perjalanan. Pengunjung dapat membeli aneka jenis makanan dan minuman sebagai penawar rasa lelah serta dahaga.

Daya Tarik Sungai Cikahuripan

Objek wisata ini rupanya cocok bagi anda yang gemar berolahraga trekking. Disini kamu dapat melepas rasa penat sambil menyusuri jalan setapak, melewati sungai hingga akhirnya anda dapat mencapai tebing - tebing tinggi yang membentengi sungai yang airnya tampak berwarna kehijauan.

Terdapat pula bebatuan yang tersebar di sepanjang area sungai yang dapat anda gunakan untuk duduk santai. Namun anda mesti berhati - hati karena batu - batu tersebut licin yang dapat menimbulkan anda tergelincir ke sungai. Selain dari duduk santai sambil menikmati keindahan alamnya, anda juga dapat menikmati kesegaran air dari sungai tersebut yang begitu jernih.

Dikarenakan aliran sungainya terputus akibat didirikannya Waduk Saguling, terdapat spot yang dapat pengunjung gunakan sebagai lokasi berenang serta bermain air lainnya. Untuk kedalaman airnya sendiri mencapai kurang lebih 4 meteran, namun terdapat beberapa titik yang airnya cukup dangkal karena adanya batu - batu yang berukuran besar.

Bagi anda yang merasa kurang pandai berenang dan untuk menjaga keselamatan, anda dapat menyewa pelampung serta pelengkapan lainnya yang sudah disediakan oleh pihak pengelola. Untuk harga sewa pelampungnya yaitu Rp. 15.000/orang.

Selanjutnya, bagi anda yang bernyali besar dapat melompat dari atas bebatuan dengan ketinggian sekitar 2 hingga 3 meter ke dalam kolam. Selain menguji adrenaline anda tentunya akan merasakan sensasi lain melompat dari atas tebing.

Bagi pengunjung yang enggan basah - basahan, kamu dapat memanfaatkan perahu dari bambu ( rakit) yang disewakan di lokasi ini. Anda dapat menyusuri ke tengah kolam yang airnya seukuran leher orang dewasa.

 Tiket Masuk Sungai Cikahuripan

Untuk dapat memasuki wilayah serta menikmati sungai Cikahuripan, pengunjung akan dikenakan biaya sebesar Rp. 10.000/ orang. Dan bagi pengunjung yang membawa kendaraan pribadi akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp. 5000 untuk parkir motort, serta 20.000 untuk mabil atau bus.

Fasilitas yang terdapat di Sungai Cikahuripan

Meskipun fasilitas yang ditawarkan di Sungai Cikahuripan ini masih terbilang cukup minim, namun fasilitas yang cukup vital seperti halnya tempat parkir, mushola dan toilet sudah tersedia. Dikarenakan tempat pembuangan sampah masih belum tersedia, untuk pengunjung disarankan untuk tidak membuang sampah si sembarang tempat agar kelestarian objek wisata ini selalu terjaga.

Nah, itulah uraian di atas mengenai Pesona Alam Sungai Cikahuripan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat serta bisa menjadi panduan bilamana hendak berkunjung ke lokasi tersebut, terima kasih.
[baca selengkapnya..]

Air Terjun Mata Jitu, Surga Tersembunyi dari Pulau Moyo

Air Terjun Mata Jitu, Surga Tersembunyi dari Pulau Moyo

Air Terjun Mata Jitu, Pulau Moyo - Mungkin bagi warga Kabupaten Sumbawa, nama Pulau Moyo tidak asing lagi. Rupanya di kawasan ini menyimpan banyak keindahan alamnya yang sangat luar biasa. Salah satunya Air Terjun Mata Jitu. Air terjun ini menyimpan sederet keindahan yang patut untuk anda sambangi. Dengan hal tersebut menjadikan Air Terjun Mata Jitu sebagai salah satu destinasi wisata yang menjadi andalan dari Pulau Moyo.

Pepohonan yang rindang serta pemandangan yang indah membuat pengunjung akan merasakan suasana yang alami yang dimiliki air terjun itu sendiri. Tidak sampai disitu saja, Air Terjun Mata Jitu ini dinobatkan sebagai salah satu cagar alam Indonesia yang terbentuk dari jutaan tahun yang silam.


Akses menuju Air Terjun Mata Jitu

Untuk dapat sampai ke lokasi Air Terjun Mata Jitu yang letaknya di Dusun Oiramu, Labuha Aji. Mungkin membutuhkan waktu kurang lebih 40 menitan karena jarak dari pusat kota Sumbawa Besar ke lokasi air terjun tersebut sekitar 31 kilometer.

Pengunjung disarankan untuk menyewa perahu para nelayan yang biasa untuk mengangkut wisatawan yang berkunjung ke Air Terjun Mata Jitu ini. Anda akan melakukan perjalanan sekitar 2 jam perjalanan dengan perahu. Di sepanjang perjalanan pengunjung akan disuguhi dengan berbagai keindahan alam dari Pulau Moyo, tentu membuat kenangan yang tak bisa terlupakan.

Rupanya perjalanan anda tidak hanya sampai disitu saja, melainkan anda mesti melanjutkan perjalanan kembali dengan menumpangi ojek yang tersedia. Perjalanan ini memerlukan waktu sekitar 20 menit perjalanan untuk sampai ke lokasi Air Terjun tersebut.

Namun, bila anda hendak menikmati perjalanan yang lebih mengasyikan, anda bisa berjalan kaki menuju lokasi wisata Air Terjun Mata Jitu. Meski perjalanan cukup melelahkan, namun terbayar lunas dengan pesona keindahan yang dapat anda nikmati.

Daya Tarik Air Terjun Mata Jitu

Hal yang menarik dari Air Terjun Mata Jitu ini, yakni mempunyai air terjun yang berpadu antara warna hijau muda dengan hijau tua sehingga pengunjung akan menikmati keindahan yang disajikan dari air terjun tersebut. Terlebih bagi anda yang gemar berenang, tentu membuat anda tak kuat untuk menceburkan ke dalam kolam air terjun ini.

Keunikan yang lain dari Air Terjun Mata Jitu, yaitu mempunyai empat buah undakan serta tujuh kolam di bawahnya. Hal tersebut menimbulkan masyarakat setempat menyebutnya dengan " Mata Jitu " yang memiliki arti mata air yang jatuh pada kolam yang terdapat di bawahnya.

Keunikan dari air  ini, rupanya tidak hanya dikenal di kalangan wisatawan domestic saja melainkan di kalangan wisatawan mancanegara. Terlebih, Lady Diana, salah satu putri dari Kerajaan Inggris pernah juga menyambangi objek wisata ini, membuat air terjun mata jitu diberi nama lain yaitu " Queen Waterfall".

Selain keindahan dari air terjun yang berundak, melainkan pengunjung akan disuguhi dengan pemandangan bebatuan di sekitarnya yang telah terbentuk sejak ribuan tahun yang silam. Adanya stalaktit dan stalagmite yang terdapat di permukaan dinding air terjun, tentu menambah akan keindahan Air Terjun Mata Jitu semakin mempesona.


Tiket Masuk Air Terjun Mata Jitu

Untuk dapat menikmati indahnya Air Terjun Mata Jitu masih terbilang murah meriah. Pengunjung hanya mengeluarkan biaya sekitar Rp. 50.000 hingga Rp. 70.000/ orang untuk menyewa perahu yang tersedia. Untuk satu perahu dapat mengangkut kurang lebih 20 orang penumpang.

Itulah Ulasan mengenai Pesona Keindahan Air Terjun Mata Jitu Pulau Moyo. Semoga informasi ini dapat bermanfaat serta dapat dijadikan panduan bilamana sobat hendak berkunjung ke Kota Sumbawa Besar.
[baca selengkapnya..]

Pantai Tanjung Bira, Wisata Primadona dari Bulukumba

Pantai Tanjung Bira, Wisata Primadona dari Bulukumba

Pantai Tanjung Bira, Bulukumba - Berbicara akan pulau Sulawesi, pasti anda akan terbesit satu destinasi wisata alam pantainya yang sangat populer, yakni Pantai Losari. Namun, kini tidak hanya pantai tersebut yang menjadi salah wisata favorit, melainkan banyak pula wisata alam pantai yang cukup menarik serta patut sobat kunjungi, salah satunya Pantai Tanjung Bira.

Pantai Tanjung Bira sendiri yakni salah satu potensi wisata alam yang terdapat di Bulukumba, terlebih lokasi ini mempunyai daya eksotis yang tinggi. Keindahan alamnya seakan dapat menghipnotis bagi semua orang untuk berkunjung serta menikmatinya. Bahkan para wisatawan menyebutnya area ini merupakan Maladewanya Indonesia.

Sulawesi memang tidak usah diragukan lagi, pulau tersebut mempunyai sederet pantai yang sangat mempesona serta selalu terjaga kebersihannya. Dengan hal tersebut, tentu jarang menjumpai sampah - sampah yang dapat mengganggu penglihatan. Ataupun aksi dari vandalisme yang dapat menimbulkan pada mata para pengunjung.

Hamparan pasir putihnya begitu mempesona. Yang menjadi salah satu daya tarik lainnya dari pantai Tanjung Bira ini yaitu para warganya yang sangat ramah. Mereka seperti halnya sebuah saudara yang lama tidak berjumpa.

Kemajuan pantai Tanjung Bira dikenal khalayak luas, menjadikan objek wisata Tanjung Bira sebagai ikon baru dari sektor pariwisata di Sulawesi. Bahkan, kawasan ini begitu banyak dikunjungi wisatawan dari mancanegara untuk melihat serta menikmati keindahan alam sulawesi.

Kehidupan di Tanjung Bira

Merupakan Kawasan pantai, tentunya masyarakat di sini pada umumnya sebagai nelayan. Untuk itu, jangan heran bila sobat banyak sekali menjumpai kapal nelayan. Terlepas dari sebagai nelayan, rupanya masyarakat disini ada yang berprofesi sebagai pemandu wisata ( guide) untuk menuju lokasi snorkeling dan diving.

Berikutnya yang tak kalah menariknya, penduduk setempat kawasan ini begitu pintar dalam hal memasak, untuk itu tidak hanya pantainya yang dapat menarik wisatawan tapi aneka sajian kulinernya juga tak kalah menariknya. Beberapa sajian kuliner yang begitu populer di Bulukumba yaitu Coto Makassar, konro serta seafood.

Daya Tarik Pantai Tanjung Bira

Lazimnya semua pantai itu nyaris sama soal keindahan. Namun, warna air lautnya yang berbeda - beda membuat kita menilai mana yang indah serta tidaknya.

Hal yang membuat beda dengan pantai lainnya, yaitu gradasi 2 warna pada air lautnya sekaligus menjadi daya tarik tersendiri yang disajikan oleh pantai Tanjung Bira ini.

Sebagian besar wisatawan yang dapat kesini, menghabiskan waktu kurang lebih 3 jam di kawasan pantai ini. Mereka enggan untuk cepat bergegas dari pantai Tanjung Bira. Pasir putih yang terdapat di kawasan ini, selain pantainya yang sangat putih serta sangat halus bahkan yang banyak yang menyebutnya nyaris halnya dengan tepung.


Harga Tiket Masuk Pantai Tanjung Bira

Untuk dapat masuk serta menikmati Keindahan alam pantai Tanjung Bira, pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp. 10 ribu wisatawan lokal, sedangkan Rp. 20 ribu untuk wisatawan mancanegara.

Nah, bila masuk waktu weekend harga tiket menjadi Rp. 15 - 20 ribu. Untuk pengunjung yang membawa kendaraan pribadi akan dikenakan biaya tambahan parkir sebesar Rp. 5 ribu, serta 10 ribu untuk mobil.

Selanjutnya bagi pengunjung yang hendak berkunjung ke beberapa pulau terdekat seperti halnya pulau Liukang serta Kambing, ada biaya lainnya sebesar Rp. 300 ribu untuk sewa perahu.


Fasilitas yang terdapat di Pantai Tanjung Bira

Bila anda berkunjung ke kawasan wisata ini, tentu urusan penginapan merupakan hal yang mesti diperhatikan. Untuk penginapan di Tanjung Bira tidak usah khawatir, tentu sudah tersedia fasilitas penginapan tentu dengan harga yang ditawarkan bervariatif mulai dari harga Rp. 300 ribuan.

Nah, itulah uraian tentang pesona alam Wisata Tanjung Bira Bulukumba Sulawesi. Semoga informasi ini dapat bermanfaat serta dapat dijadikan panduan bilamana sobat tertarik untuk berkunjung kesana, terima kasih.
[baca selengkapnya..]

Curug Muara Jaya, Surga Tersembunyi di Majalengka

Curug Muara Jaya, Surga Tersembunyi di Majalengka

Curug Muara Jaya, Majalengka - Tak banyak wisatawan yang mengetahui akan keindahan wisata alam di Kab. Majalengka. Sederet objek wisata alam yang menarik serta patut untuk disambangi, salah satunya Curug Muara Jaya. Mungkin karena keberadaannya yang cukup tersembunyi, membuat tak banyak orang yang mengetahuinya.

Letak dari Curug Muara Jaya sendiri berada di Desa Argamukti, Kab. Majalengka. Sebelum tiba di lokasi, sepanjang perjalanan akan disuguhi pemandangan hijaunya perkebunan warga.

Akses menuju Curug Muara Jaya Majalengka

Untuk dapat sampai ke lokasi Curug Muara Jaya, pengunjung dapat menggunakan angkutan umum jurusan Maja. Setibanya di kecamatan Maja, diteruskan menuju Desa Argamukti. Di pertigaan desa Argamukti dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan jenis pick up yang biasa digunakan warga sebagai pengangkut sayuran hasil panen dari perkebunan warga. Biaya untuk naik kendaraan tersebut sebesar Rp. 3000/orangnya.

Bagi pengunjung yang menggunakan transportasi umum, setibanya di lokasi parkiran dekat komplek curug, meneruskan kembali perjalanan dengan menggunakan jasa ojek yang sudah tersedia dengan biaya Rp. 8000/orang.

Setibanya di area parkiran curug, anda akan meneruskan perjalanan kurang lebih 300 meter dengan berjalan kaki serta menuruni lembah yang cukup dalam sekitar 100 meteran untuk sampai di Curug Muara Jaya tersebut.


Daya Tarik Curug Muara Jaya Majalengka

Curug ini merupakan air terjun yang berundak atau bertingkat dengan ketinggian 73 meter dari kedua air terjun tersebut. Untuk tingkat yang pertama memiliki ketinggian sekitar 60 meter, sedangkan untuk yang satunya lagi kurang lebih 13 meteran.

Di area Curug Muara jaya mempunyai udara yang sejuk sekali. Tanah yang subur, menjadikan di daerah ini begitu banyak lahan perkebunan palawija serta sayur - sayuran.

Selain dari keindahan air terjunnya, daya tarik lainnya yakni terdapat pohon - pohon besar yang sudah berumur ratusan tahun, serta anda akan menjumpai kawanan kera atau lutung. Yang tak kalah menariknya lagi, di lokasi ini terdapat ikan lele serta ikan mas yang merupakan legenda warga setempat yang ada kaitannya dengan sejarah Kerajaan Talaga Manggung.

Fasilitas yang terdapat di Curug Muara Jaya Majalengka

Fasilitas penunjang yang terdapat di area Curug Muara Jaya sudah tergolong cukup memadai, diantaranya terdapat area parkir kendaraan, toilet, musholah serta area taman bermain anak - anak. Dan bagi pengunjung yang tidak membawa bekal sendiri, di lokasi ini terdapat warung - warung yang menjual aneka jenis makanan dan minuman. Selanjutnya terdapat bangunan pendopo yang sengaja disediakan untuk tempat beristirahat para pengunjung.

Harga Tiket Masuk Curug Muara Jaya Majalengka

Bagi yang ingin menikmati keindahan dari air terjun Muara Jaya, pengunjung akan dikenakan biaya sebesar Rp. 6000/orang. Bagi yang membawa kendaraan pribadi akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp. 2000 motor. Serta bagi pengunjung yang hendak melakukan kegiatan berkemah di area curug, dikenakan biaya Rp. 3000/ orang.

Itulah usalan tentang Pesona Keindahan Curug Muara Jaya Majalengka. Semoga informasi ini dapat bermanfaat sekaligus dapat dijadikan panduan jika berkunjung ke Majalengka, terima kasih.
[baca selengkapnya..]

Mengintip Sunset di Pantai Sayang Heulang Garut

Mengintip Sunset di Pantai Sayang Heulang Garut

Pantai Sayang Heulang, Garut - Jika berbicara akan wisata alam pantai di Garut, mungkin tak kalah menariknya dengan wisata alam pantai lainnya yang terdapat di wilayah selatan jawa, salah satunya Pantai Sayang Heulang. Pantai Sayang Heulang merupakan pantai di wilayah Garut Selatan, memiliki air laut yang sangat jernih serta memiliki pasir putih kecoklatan.

Keindahan yang disuguhkan dari pantai tersebut mungkin gak cukup jika digambarkan dengan penggalan kata - kata. Keindahan pantainya yang masih terjaga dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi pantainya yang selalu bersih dari sampah, sehingga menjadi daya tarik terendiri untuk para wisatawan yang datang.


Mitos di Pantai Sayang Heulang

Warga setempat di wilayah pantai ini meyakini bahwa di kawasan ini adanya penunggu laut. Bila air lautnya surut, dikatakan ada beberapa warga yang pernah menjumpai kuda putih yang berjalan di tengah lautan.

Namun, tidak ada penjelasan akan kaitannya dari penglihatan warga terhadap kejadian tersebut. Warga hanya meyakini bahwa akan baik - baik saja asal tidak saling mengusik satu sama lain. Tidak adanya ritual khusus untuk hal ini, yang penting segala macam aktivitas diawali dengan berdoa serta berhati - hari agar selalu dalam lindungan yang Maha Pencipta.

Akses menuju Pantai Sayang Heulang

Jarak pantai Sayang Heulang kurang lebih 89 km dari pusat kota Garut, jadi membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam perjalanan. Dari pusat kota Garut sobat mengambil jalur arah Cikajang, setibanya di Cikajang diteruskan kembali menuju Desa MancaGahar. Mungkin route ini yang dianggap paling mudah untuk bisa sampai ke lokasi Pantai Sayang Heulang.

Terdapat route lainnya yang biasa dilalui oleh angkutan umum, yaitu jurusan Bandung - Pameungpeuk. Selanjutnya menuju Cidaun, melewati pantai Rancabuaya sebelum tiba di lokasi Pantai Sayang Heulang. Namun bagi sobat pengunjung dari Bandung serta menggunakan kendaraan pribadi, dapat mengikuti jalur Pangalengan.

Daya Tarik Pantai Sayang Heulang

Pantai ini mempunyai pasir putih kecoklatan dengan batu karang serta memiliki air laut yang jernih. Di tepi pantai terdapat pepohonan, membuat pengunjung dapat menikmati deburan ombak besar di bawah pohon serta ditemani semilir angin pantai.

Hal yang cukup unik dari Pantai Sayang Heulang yaitu terdapat bentangan karang yang menjulur ke laut di sepanjang bibir pantai. Sehingga bila air laut sedang surut, pengunjung dapat berjalan di bentangan karang tersebut. Tak sampai disitu saja, di pantai ini pengunjung dapat menjumpai ikan hias yang berwarna warni yang terjebak di karang ketika air laut pasang. Namun sayangnya, karena permukaan pantainya banyak terdapat batu karang, mengakibatkan pengunjung tidak dapat melakukan kegiatan berenang secara bebas.

Fasilitas yang terdapat di Pantai Sayang Heulang

Fasilitas penunjang yang terdapat di Pantai Sayang Heulang mungkin sudah terbilang cukup memadai. Di kawasan pantai ini telah dilengkapi dengan area parkir kendaraan yang luas, toilet umum, restaurant. Bagi pengunjung yang hendak bermalam di pantai ini, tidak usah khawatir karena sudah tersedia hotel dengan pemandangan pantai yang begitu mempesona.

Tiket Masuk Pantai Sayang Heulang

Untuk dapat menikmati keindahan Pantai Sayang Heulang, pengunjung akan dikenakan biaya sebesar Rp. 10.000. Bagi pengunjung yang membawa kendaraan pribadi akan dikenakan biaya parkir Rp. 2000 motor, sedangkan untuk kendaraan roda empat yaitu Rp. 5000 mobil dan Rp. 25.000 untuk mobil bus.

Untuk jam operasionalnya Pantai Sayang Heulang itu sendiri dibuka secara 24 setiap harinya. Jadi bagi mereka yang bermalam di pantai ini, dapat menikmati keindahannya secara maksimal siang dan malam hari.


Aktivitas yang dapat dilakukan di Pantai Sayang Heulang 

Ada beberapa kegiatan yang dapat pengunjung lakukan di Pantai Sayang Heulang ini, yaitu Snorkeling, Voli Pantai, duduk santai di bawah pohon rindang yang ada di sepanjang bibir pantai. Yang paling menarik serta merupakan momen yang sangat ditunggu para wisatawan di pantai ini yaitu menikmati fenomena matahari terbenam ( sunset).

Itulah uraian di atas tentang Pesona Keindahan Pantai Sayang Heulang Garut. Semoga tulisan ini dapat memberi manfaat untuk para pembaca, terimas kasih.
[baca selengkapnya..]

Curug Putri, Surga Tersembunyi di Kaki Gunung Ciremai

Curug Putri, Surga Tersembunyi di Kaki Gunung Ciremai

Curug Putri Palutungan, Kuningan -  Berbicara akan kota Kuningan, pasti semua akan tertuju pada salah satu gunung yang cukup populer di kalangan para penikmat ketinggian, yakni Gunung Ciremai. Akan tetapi tidak hanya gunung ciremai saja, ternyata di kaki gunung tersebut terdapat destinasi wisata alam yang tak kalah menariknya yakni Curug Putri.

Curug Putri yakni sebuah air terjun yang letaknya di kaki gunung Ciremai, tepatnya berada di jalur pendakian menuju puncak Ciremai. Maka dari itu objek wisata ini tentu tidak asing lagi di kalangan para pendaki gunung. Meskipun tergolong jauh jaraknya, namun sebagian besar para pendaki melewati jalur curug ini, lantaran tracknya yang mudah dilalui.

Legenda Bidadari di Curug Putri

Curug yang memiliki ketinggian sekitar 20 meter ini sebetulnya mempunyai nama lain. Ada yang menyebutnya Curug Putri, Curug Ciputri serat Curug Putri Palutungan. Memang kalau diperhatikan secara seksama, bentuk dari curug ini  nyaris sama halnya dengan seorang pengantin dengan gaun putrinya. Maka hal tersebut yang menjadikan curug ini dengan sebutan Curug Putri.

Selain itu, penduduk setempat mempercayai legenda curug putri merupakan lokasi pemandian para bidadari dari kahyangan. Ketika hujan gerimis serta matahari bersinar, curug ini akan menampakkan indahnya pelangi yang sekaligus diyakini sebagian masyarakat merupakan jembatan bagi para bidadari untuk turun ke bumi.


Akses menuju Curug Putri

Untuk dapat sampai ke lokasi curug putri tidaklah susah, karena jaraknya masih tergolong dekat dari pusat kota Kuningan. Mungkin memerlukan waktu sekitar 30 menit perjalanan, karena jarak yang ditempuh kurang lebih 10 km. Terlebih akses menuju curug tersebut sudah diaspal meskipun ukuran jalannya tidak terlalu lebar dan bisa dilewati dengan berbagai jenis ukuran kendaraan.

Jalan menuju curug putri sendiri satu jalur dengan Objek wisata Goa Maria yang letaknya di Totombok, Cisantana. Bahkan jarak antara Goa Maria dengan Curug Putri cukup berdekatan yaitu sekitar 1 km saja.

Setibanya di area parkiran, sobat mesti melanjutkan kembali perjalanan sekitar 100 meter dengan berjalan kaki. Sebelum tiba dilokasi, nanti akan menjumpai jambatan besi yang membentang. Akses menuju curug putri berada di samping pos penjagaan sekaligus pintu masuk area Taman Nasional Gunung Ciremai.

Daya Tarik Curug Putri

Area yang asri dengan rindangnya pepohonan besar,  membuat lokasi ini tepat untuk dijadikan sebagai tempat bersantai. Pengunjung dapat bersantai tiduran di atas hammock, karena di curug putri ini tersedia penyewaan hammock untuk para pengunjung, jadi anda tidak perlu repot membawanya dari rumah.

Bagi pengunjung yang suka dengan olahraga Adventure, disini terdapat penyewaan motor ATV. Anda dapat berkeliling di kawasan objek wisata ini dengan menunggangi motor ATV, tentu menjadi sensasi yang cukup mengasikkan.

Selanjutnya bagi pengunjung yang suka dengan aktivitas fotografi, anda bisa mengeksplor kegiatan ini pada sebuah tebing yang cukup tinggi. Namun untuk dapat berfoto di atas tebing tersebut akan dikenakan biaya Rp. 20.000.

Fasilitas yang terdapat di Curug Putri

Sarana pendukung di Curug Putri bisa dikatakan sudah cukup memadai, diantaranya terdapat toilet, mushola, area parkir yang cukup luas, warung makan serata pusat informasi. Bahkan yang lebih menariknya lagi, fasilitas pendukung lainnya sudah disediakan seperti sarana olahraga, area camping ground dan outbond.

Itulah uraian tentang Pesona Alam Curug Putri Palutungan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat serta dapat dijadikan panduan bilamana ingin mengisi liburan di Kota Kuningan, terima kasih.
[baca selengkapnya..]